Bina Sekolah SMK Pertanian Baiturrahman, Jember

Jember – Ikatan Mahasiswa Agroteknologi ( IMAGRO ) Fakultas Pertanian (FP) Universitas Jember mengadakan program pembinaan pada siswa dan siswi SMK Pertanian Baiturrahman yang terletak di Desa Nagasari Kecamatan Rambipuji Kab. Jember pada tanggal 15,18, dan 21 Agustus 2018. SMK pertanian ini memiliki jumlah murid sekitar 41 orang dengan 2 jurusan. Continue reading “Bina Sekolah SMK Pertanian Baiturrahman, Jember”

Advertisements

Program Bina Desa Rawa Indah Alas Sumur Kec Pujer Kab Bondowoso

Bondowoso – Mahasiswa Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Jember melaksanakan pengabdian masyarakat di Desa Rawa Indah Alas Sumur Kec Pujer Kab Bondowoso Jawa Timur. Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa difokuskan pada penguatan sektor agrowisata dan edukasi. Continue reading “Program Bina Desa Rawa Indah Alas Sumur Kec Pujer Kab Bondowoso”

TEMBUS PIMNAS 31, MAHASISWA AGROTEKNOLOGI SULAP LIMBAH KOTORAN TERNAK DAN KULIT KOPI MENJADI KOMPOS BLOK

Maghfirotus Sibyan mahasiswa Jurusan Agroteknologi Universitas Jember prihatin melihat kondisi lahan pertanian di wilayah desa Sucopangepok Kecamatan Suger, Jember. Pasalnya, di lahan yang mayoritas ditanami dengan cabai rawit itu banyak sekali ditemukan sampah plastik bekas polybag dari pembibitan cabai rawit.

Sadar sampah plastik sangat sulit diurai dan mencemari lingkungan membuat Maghfiro berfikir untuk membuat media pembibitan yang ramah lingkungan yang di beri nama Kosmoly (Kompos Blok Non-Polybag). Continue reading “TEMBUS PIMNAS 31, MAHASISWA AGROTEKNOLOGI SULAP LIMBAH KOTORAN TERNAK DAN KULIT KOPI MENJADI KOMPOS BLOK”

Sambutan Ketua Program Studi Agroteknologi

WhatsApp Image 2018-02-19 at 15.43.17

Yth. Bapak/Ibu Dosen dan yang saya cintai mahasiswa Program Studi Agroteknologi

Alhamdulilah kami panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas karunia yang besar ini sehingga website program studi Agroteknologi bisa kami launching. Semoga website bisa menjadi sarana komunikasi yang interaktif antara Program Studi, dosen, mahasiswa dan pemangku keputusan di bidang pertanian.

Masih banyak hal yang perlu di update dan diperbaiki. Oleh sebab itu, kami mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif untuk selalu memperbaharui data dan isi sehingga website in sangat interaktif dan komunikatif.

 

 

Terima Kasih

Ir. Hari Purnomo, M.Si, Ph.D DIC

Ketua Program Studi Agroteknologi

 

PELEPASAN MAHASISWA PROGRAM PENDAMPINGAN APBN-P 2017

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian akan melibatkan ribuan mahasiwa untuk mendampingi petani guna memastikan peningkatan produksi pertanian.

“Akhir tahun ini dari Universitas Jember khususnya Fakultas pertanian akan menerjunkan 30 pendamping petani dari unsur mahasiswa, 3 dosen pembimbing , yang tersebat di Jember, Situbondo dan Banyuwnagi, kata Dekan Fakultas Pertanian Universitas Jember pada acara Pelepasan Mahasiswa Program Pendampingan Petani APBN-P 2017, Senin (2/9).

Dalam Rapat Koordinasi Program Pendampingan Mahasiswa/Alumni/Pemuda Tani APBNP 2017 itu, ia mengatakan ribuan pendamping pertanian dari 40 perguruan tinggi mitra Kementan dan tujuh Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) akan mulai ke lahan pertanian pada September hingga November 2017.

“Kami yakin meski waktu pelaksanaannya sangat singkat, namun akan efektif jika dilakukan secara optimal,” ujarnya.

Keterlibatan mahasiswa, dosen, menurut dia, untuk memastikan terealisasinya inovasi di bidang pertanian. Dengan upaya itu, kata dia, juga diyakini mampu mendukung terwujudnya Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045.

Ia menyatakan ada beragam kegiatan akan dilakukan dalam pendampingan itu, di antaranya menggerakkan kelompok tani untuk menerapkan teknologi tepat guna, hingga membantu membangun jejaring agribisnis dan kemitraan petani dengan pelaku usaha.

Sementara itu Wakil Rektor I Universitas Jember Drs. Zulfikar, PhD. dalam sambutan pelepasannya, mengatakan sangat optimistis melalui pendampingan itu akan membantu memperkuat sistem agribisnis dari hulu ke hilir, bukan hanya pada komoditas padi, jagung dan kedelai (pajale), namun juga seluruh tanaman hortikultura seperti cabai, bawang merah serta bawang putih.
Lebih lanjut dekan mengatakan “Program ini merupakan program besar dalam rangka membangun sektor pertanian guna meningkatkan kemampuan produksi pertanian kita, supaya nasib pertanian kita tidak terus menerus tergantung pada impor oleh karena itu kegiatan ini sangat mulia”

“Kalau dulu kan hanya fokus pada tanaman tertentu saja. Sekarang kami akan prioritaskan semua termasuk seluruh tanaman hortikultura sehingga Indonesia tidak perlu impor lagi,” katanya menambahkan.

Create a website or blog at WordPress.com

Up ↑